Selamat belajar yachh,semoga postingan ini membantu tamank2...!!

Selasa, 09 April 2013

Pengertian Individu dan Karakteristiknya




BAB I
PENDAHULUAN
A.Latar Belakang
Manusia adalah makhluk yang dapat dipandang dari berbagai sudut. Seba-gaimana diketahui, manusia adalah makhluk yang berpikir atau homo sapiens, makhluk yang berbentuk atau homo faber, makhluk yang dapat dididik atau edu-candum, dan seterusnya merupakan pandangan-pandangan tentang manusia yang dapat digunakan untuk menetapkan cara pendekatan yang akan dilakukan terha-dap manusia tersebut.
Berba-gai pandangan tersebut membuktikan bahwa manusia adalah makhluk yang kom-pleks. Manusia sebagai pribadi yang utuh dalam kaitannya dengan kepentingan pendidikan akan lebih ditekankan hakekat manusia sebagai kesatuan sifat makhluk individu dan sosial, sebagai kesatuan jasmani dan rohani dan sebagai makhluk Tuhan dengan menempatkan hidupnya di dunia sebagai persiapan kehidupannya di akhirat
Setiap individu memiliki cirri dan sifat atau karakteristik bawaan (heredi-tas) dan karakteristik yang diperoleh dari pengaruh lingkungan. Karakteristik yang berkaitan dengan perkembangan faktor bilogis cenderung lebih bersifat tetap, se-dangkan faktor karakteristik yang berkaitan dengan sosial Psikologis lebih kepada faktor lingkungan.
Sehingga pada setiap individu mampu memahami Perbedaan Individual antara satu dengan yang lain agar dapat memberikan stimulasi dan mengarahkan pembentukan perilaku dari masing-masing individu dengan mengetahui cirri khu-sus, agar dapat mengetahui Perkembangan dan Karakteristik setiap individu den-gan tepat sebagai seorang guru.


B.Rumusan Masalah
Adapun masalah yang dirumuskan dalam makalah ini adalah sebagai berikut;
1.      Mengetahui pengertin individu dan karateristiknya
2.      Memahami perbedaan karakteristik individu
3.      Aspek-aspek pertumbuhan dan perkembangan individu
C.Tujuan
Adapun tujuannya adalah untnk mengetahui Karakteristik dan perbedaan individu mencakup ke dalam beberapa aspek, yaitu pengertian individu dan karakteristik individu, perbedaan karakteristik individu serta Aspek-aspek pertumbuhan dan perkembangan individu

BAB II.
PEMBAHASAN

A.    Individu dan karakteristiknya

1.    Pengertian Individu
Manusia adalah makhluk yang dapat dipandang dari berbagai sudut.Manusia memiliki salah satu objek formal yang mempersoalkan hakikat manusia maupun objek materil yang mempersoalkan manusia sebagai apa adanya dan dengan berbagai kondisinya. Seba-gaimana diketahui, manusia adalah makhluk yang berpikir atau homo sapiens, makhluk yang berbentuk atau homo faber, makhluk yang dapat dididik atau edu-candum, dan seterusnya merupakan pandangan-pandangan tentang manusia yang dapat digunakan untuk menetapkan cara pendekatan yang akan dilakukan terha-dap manusia tersebut
Manusia secara utuh artinya manusia sebagai pribadi yang merupakan pengejawantahan menungalnya bergabagi cirri antar berbagai segi, yaitu antara segi individu dan social, jasmani dan rohani, serta dunia dan akhirat.Individu artinya tidak bias dibagi, tidak dapat dipisahkan, keberadaannya sebagai makhluk yang pilah, tunggal dan khas. Individu yang berarti orang, perseorangan yang diinginkan (Echlos, 1975 : Sunarto, dkk : 1994). Menurut kamus Echlos dan sadaly, individu adalah orang, perseorangan, oknum. Berdasarkan pengertian tersebut dapat terbentuk yang dapat merangsang perkembangan-perkembangan potensi yang di miliki dan akan membawa perubahan-perubahan apa saja yang di inginkan dalam kebiasaan dan sikap-sikapnya


2.    Karakteristik Individu
Setiap individu memiliki ciri dan sifat atau karakteristik bawaan (hereditas) yang berbeda-beda dan karakteristik yang diperoleh dari pengaruh lingkungan. Hal tersebut merupakan dua faktor yang terbentuk karena faktor yang terpisah, masing-masing mempengaruhi kepribadian dan kemampuan individu bawaan dan lingkungan dengan caranya sendiri-sendiri. Akan tetapi, makin disadari bahwa apa yang dirsakan oleh banyak anak, remaja, atau dewasa merupakan hasil dari perpaduan antara apa yang ada di antara faktor-faktor biologis yang diturunkan dan pengaruh lingkugan.  .
Karakteristik bawaan merupakan karakteristik keturunan yang dimiliki sejak lahir, baik yang menyangkut faktor biologis maupun faktor sosial psikologis. . Kepribadian, prilaku apa yang diperkuat, dipikirkan, dan dirasakan oleh seseorang (individu) merupakan hasil diri perpduan antara factor biologis sebagaimana unsure bawaan dan pengaruh lingkungan.
Natur dan nature merupakan istilah yang biasa digunakan untuk menjelaskan karakteristik-karakteristik individu dalam hal fisik, mental, dan emosional pada setiap tingkat perkembangan. Seorang bayi yang baru lahir merupakan hasil dari dua garis keluarga, yaitu garis keturunan ayah dan garis keturunan ibu. Sejak terjadinya pembuahan atau konsepsi kehidupan yang baru, maka secara berkesinambungan dipengaruhi oelh bermacam-macam faktor lingkungan yang merangsang.
B.Perbedaan Individu
Ciri dan sifat orang yang satu berbeda dengan yang lain. Perbedaan ini di sebut perbedaan individu atau individual. Sifat individual adalah sifat yang berkaitan dengan orang perseorangan, berkaitan perbedaan individual dengan perseorangan.
Makna “perbedaan” dan “perbedaan individual” menurut Lindgren (1980) menyangkut variasi yang terjadi, baik variasi pada aspek fisik maupun psikologis.
Perbedaan-perbedaan tersebut berpengaruh terhadap prilaku. Sebagai manusia lebih mampu dalam bidang kognitif atau ilmu pengetahuan.
Adapun bidang-bidang dari perbedaannya yakni:
*      Perbedaan kognitif
Kemampuan kognitif merupakan kemampuan yang berkaitan dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan tehnologi. Setiap orang memiliki persepsi tentang hasil pengamatan atau penyerapan atas suatu obyek. Berarti ia menguasai segala sesuatu yang diketahui, dalam arti pada dirinya terbentuk suatu persepsi, dan pengetahuan itu diorganisasikan secara sistematik untuk menjadi miliknya. Tingkat kemampuan kognitif tergambar pada hasil belajar yang diukur dengan tes hasil belajar. Tes hasil belajar nilai kemampuan kognitf yang bervariasi. Kemampuan kognitif berkolerasi posotif dengan tingkat kecerdasan seseorang.
*      Perberdaan dalam Kecakapaan Bahasa
Bahasa merupakan salah satu kemampuan individu yang sangat penting dalam kehidupannya. fungsi bahasa adalah sebagai alat komunikasi. Bicara adalah bahasa suara, bahasa lisan dan perkembangan awal berbahasa lisan Kemampuan tiap individu dalam berbahasa berbeda-beda, Kemampuan berbahasa merupakan kemampuan individu untuk menyatakan buah pikiran dalam bentuk ungkapan kata dan kalimat bermakna, logis dan sistematis, yang dipengaruhi oleh factor kecerdasan dan factor lingkungan, termasuk factor fisik yakni orang berbicara.
*      Perbedaan dalam Kecakapan Motorik
Kecakapan motorik atau kemampuan psiko-motorik merupakan kemampuan untuk melakukan koordinasi gerakan syarat motorik yang dilakukan oleh syaraf pusat untuk melakukan kegiatan Kemampuan motorik di pengaruhi oleh kematangan pertumbuhan fisik dan tingkat kemampuan berfikir. Kecakapan motorik atau kemampuan untuk melakukan koordinasi kerja syaraf pusat (otak) untuk melakukan kegiatan.
*      perbedaan latar belakang.
Latar belakang keluarga, baik di lihat dari segi sosial ekonomi, maupun sosiokultural adalah berbeda-beda. Perbedaaan latar belakang dan pengalaman mereka masing-masing dapat memperlancar atau menghambat prestasinya, terlepas dari potensi individu untuk menguasai bahan.
*       Perbedaan dalam Bakat
Bakat adalah kemampuan khusus yang dibaca sejak lahir, kemampuan tersebut akan berkembang dengan baik bila mendapat ransangan / kesemapatan dan pemupukan secara tepat. Kemampuan tersebut akan berkembang dengan baik apabila mendapatkan rangsangan dan pemupukan secara tepat sebaliknya bakat tidak berkembang sama, manakala lingkungan tidak memberi kesempatan untuk berkembang, dalam arti tidak ada rangsangan dan pemupukan yang menyentuhnya.
*       perbedaan dalam kesiapan belajar.
Sikap apatis, pemalu, dan kurang percaya diri, akibat dari kesehatan yang kurang baik, cacat tubuh, dan latar belakang yang miskin pengalaman, mempengaruhi perkembangan pemahaman dan ekspresi diri. Kesiapan belajar individu didukung oleh kematangan fisik, mental, umur, kesehatan, dan pengalaman-pengalaman hasil persepsi dan perhatiannya terhadap lingkungan.


B.     Aspek Pertumbuhan dan Perkembangan Individu
Makna pertumbuhan sering diartikan sama dengan perkembangan, sehing-ga kedua istilah itu penggunaannya sering kali dipertukarkan untuk makna yang sama. istilah pertumbuhan diberi makna dan digunakan untuk menyatakan perubahan-perubahan ukuran fisik yang secara kuantutatif semakin besar dan atau panjang, sedangkan istilah perkembangan diberi makna dan digu-nakan untuk menyatakan terjadinya perubahan-perubahan aspek psikologis dan aspek social.
Setiap individu pada hakikatnya akan mengalami pertumbuhan fisik dan perkambangan nonfisik yang meliputi aspek-aspek intelek, emosi, social, bahasa, bakat khusus, nilai dan moral, serta sikap.Berikut ini diuraikan pokok-pokok pertumbuhan dan perkembangan aspek-aspek tersebut.
v  Pertumbuhan fisik
Pertumbuhan manusia merupakan perubahan fisik menjadi lebih besar dan lebih panjang dan prosesnya terjadi sejak anak sebelum lahir hing-ga ia dewasa.
ΓΌ  Pertumbuhan sebelum lahir
Masa sebalum lahir merupakan pertumbuhan dan perkembangan manusia yang sangat kompleks, karena pada masa itu me-rupakan awal terbentuknya organ-organ tubuh dan tersusunnya jaringan saraf yang membentuk system yang lengkap.
ΓΌ  Pertumbuhan setelah lahir
Pertumbuhan fisik manusia setelah lahir merupakan kelanjutan pertumbuhannya sebelum lahir. Proses pertumbuhan fisik ma-nusia berlangsung sampai masa dewasa. Pertumbuhan fisik baik secara langsung maupun tidak langsung akan mempengaruhi perilaku anak sehari-hari. Secara langsung pertumbuhan fisik seorang anak akan menentukan keterampilan anak dalam bergerak. Secara tidak langsung, pertumbuhan dan perkemban-gan fungsi fisik akan mempengaruhi bagaimana anak ini me-mandang dirinya sendiri dan bagaimana ia memandang orang lain.
v  Intelek
Intelek atau daya pikir berkembang sejalan dengan pertumbuhan saraf otak. Karena pikiran pada dasarnya menunjukkan fungsi otak. Maka, kemampuan intelektual yang lazim disebut dengan istilah lain “ke-mampuan berpikir”.
v  Emosi
Rasa dan perasaan merupakan salah satu potensi yang khusus dimiliki oleh manusia.
. Emosi merupakan gejala peresaan di sertai dengan perubahan atau prilaku fisik. Seperti marah yang di tunjukan dengan teriakan seorang yang gembira akan melonjak-lonjak sambil tertawa lebar, dan sebaliknya.
 Dalam hidupnya atau dalam proses pertumbuhan dan perkembangan manusia, banyak hal yang dibutuhkannya. Kebutuhan setiap orang dapat dibedakan menjadi 2 kelompok besar, yaitu Kebu-tuhan Jasmani dan Kebutuhan Rohani.
v   Sosial
Dalam proses pertumbuhan setiap orang tidak dapat berdiri sendiri. Se-tiap manusia memerlukan lungkunga dan senantiasa akan memerlukan manusia lainnya. Dalam perkembangannya, setiap orang akhirnya mengetahui bahwa manusia itu saling membantu dan dibantu, memberi dan diberi.
v   Bahasa
Fungsi bahasa adalah sebagai alat komunikasi. Setiap orang senantiasa berkomunikasi dengan dunia sekitarnya, dengan orang-orang diseki-tarnya. Sejak bayi, manusia telah berkomunikasi dengan dunia lain. Pengertian bahasa sebagai alat komunikasi dapat diartikan sebagai tan-da, gerak, dan suara untuk menyampaukan isi pikiran kepada orang lain.
v  Bakat Khusus
Bakat merupakan kemampuan tertentu atau khusus yang dimiliki pleh seorang individu yang hanya dengan rangsangan atau sedikit latihan, kemampuan itu dapat berkembang. seseorang yang berbakat akan cepat dapat di amati sebab kemampuan yang di miliki akan berkembang dengan pesat dan menonjol. Bakat khusus merupakan salah satu kemampuan untuk bidang tertentu seperti seni, olah raga, atau keterampilan.
v Sikap, nilai, dan moral
sMenurut Bloom, tujuan akhir dari proses belajar dikelompokkan men-jadi 3 sasaran, yaitu penguasaan pengetahuan (kognitif), penguasaan nilai dan sikap (afektif), penguasaan psikomotorik.
Masa bayi belum mengenal moral, karena bayi belum mengenal nilai dan suara hati. Perilakunya belum di bimbing oleh norma-norma moral. Pada awalnya pengenalan moral, nilai dan perilaku serta tindakan itu masih bersifat paksaan akan tetapi sejalan dengan perkembangan inteleknya berangsur-angsur anak mulai mengikuti berbagai ketentuan yang berlaku di dalam kehidupannya.

BAB III.
PENUTUP
A.Simpulan
Manusia adalah makhluk yang dapat di pandang dari berbagai sudut pandang. Manusia memiliki salah satu objek formal yang mempersoalkan hakikat manusia maupun objek materil yang mempersoalkan manusia sebagai apa adanya dan dengan berbagai kondisinya. Setiap individu memiliki karakter yang berbeda antara yang satu dengan yang lainnya.
Dapat di lihat dari segi perbedaan fisik, social, keperibadian, intelegensi, dan kemampuan dasar seseorang. Serta perbedaan kecakapan seseorang atau kepandaian yang semuanya itu sangat barpengaruh terhadap prilaku individu.Dengandemikian tingkat perbedaan antara individu yang satu dengan yang lainnya berbeda-beda, sesuai dengan kepribadian masing-masing.
Perkembangan pada anak akan melewati tahapan-tahapan tertentu dan se-tiap tahapan selalu memiliki ciri khusus dan berbeda dengan tahapan lainnya se-hingga pemahaman terhadap tahapan perkembangan yang dialami siswa dengan berbagai sifat-sifatnya yang unik tersebut akan memberikan bekal kepada guru sebagai pengajar untuk menyesuaikan cara mengajar, pemilihan materi, pemilihan sumber belajar, ataupun pemilihan metode pembelajaran.
B.Saran
§  Sebaiknya konsep yang telah diketahui oleh seorang calon tenaga pengajar dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-harinya
§  Untuk menambah wawasan pembaca dapat melihat reverensi yang lain
 

1 komentar: